Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April 30th, 2010

Fenomena keagamaan umat Islam di Indonesia belakangan diwarnai oleh maraknya sikap keberagamaan yang mempunyai kecenderungan berbeda secara diametral, bahwa di satu sisi semangat religiusitas lebih mengemuka dalam bentuknya yang militan, jihadis, ekstremis, sedangkan di sisi lain mewujud dalam sebentuk sikap yang lebih moderat, progresif ataupun liberal. (lebih…)

Read Full Post »

Introduction

In the history of mankind, religious traditions have become second nature and been deeply rooted among people: Christianity to Europe and America, Islam to people in the Middle East, Confucianism to China, Buddhism to Thailand and Hinduism to India and other religious traditions. There are still other religious traditions I cannot mention all. In each area of high traditions we have also their accompanying low traditions.1 (lebih…)

Read Full Post »

“Oleh karena keadaan dan lingkungan sosial (juga ekonomi, politik, budaya, Iptek) berubah dan berkembang, maka peran yang dimainkan oleh berbagai riwayat akan berubah dan berkembang juga. Sebuah riwayat yang hanya memiliki sedikit pengaruh sosial-politik di suatu masa tertentu dapat berubah akan memiliki pengaruh begitu besar pada masa yang lain. (lebih…)

Read Full Post »

Pengantar

Tidak ada Perguruan Tinggi, lebih-lebih di tanah air, yang dapat berdiri diatas kaki sendiri dalam segala hal, khususnya dalam mengemban missi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan dan Pengabdian pada Masyarakat. Sadar sepenuhnya akan kelemahan tersebut, IAIN Sunan Kalijaga, sekarang telah berubah menjadi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, melakukan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi lain baik di dalam dan di luar negeri. (lebih…)

Read Full Post »

Maju mundurnya salah satu kaum bergantung sebagian besar kepada pelajaran dan pendidikan yang berlaku dalam kalangan mereka itu. Tak ada satu bangsa yang terbelakang menjadi maju melebihi bangsa-bangsa lain,  melainkan sesudah mengadakan dan memperbaiki didikan anak-anak dan pemuda-pemuda mereka. Bangsa Jepang, dan belakangan juga Korea Selatan satu bangsa Timur yang sekarang jadi pusat perhatian orang seluruh dunia lantaran majunya, masih akan terus tinggal dalam kegelapan sekiranya mereka tidak membukakan pintu negerinya, tidak mengatur pendidikan bangsa mereka, dan memanggil orang-orang pintar dan ahli-ahli ilmu negeri lain yang akan memberi didikan dan ilmu pengetahuan kepada pemuda-pemuda mereka disamping mengirim pemuda-pemuda mereka ke luar negeri mencari ilmu (M. Natsir, 1973 : 77). (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »